Indonesia akhirnya dapat mendengarkan kumandang Indonesia Raya di ajang Olimpiade Beijing 2008. Adalah Markis Kido dan Hendra Setiawan yang berhasil menyumbangkan emas pertama kontingen Indonesia setelah di final mengalahkan andalan tuan rumah Fu Hai Feng dan Cai Yun di babak final bulutangkis ganda putra dengan skor 12 – 21, 21 – 11 dan 21 – 16. Pelukan haru Christian Hadinata mewarnai keberhasilan pasangan peringkat nomor satu dunia versi IBF itu.
Peringkat Indonesia di ajang Olimpiade Beijing 2008 pun melonjak, sebelumnya Indonesia berada di posisi ke-40 dengan perolehan tiga medali perunggu. Keberhasilan tersebut, membuat Indonesia berhasil menaikkan posisinya ke nomor 33.
Sebelumnya, Maria Kristin berhasil mencetak sejarah dengan merebut medali perunggu dengan mengalahkan pemain China, Lu Lan. Medali perunggu tersebut terasa amat manis mengingat prestasi Indonesia di nomor tunggal putri belakangan terpuruk, Indonesia terakhir kali merasakan medali dari tunggal putri pada Olimpiade Atlanta 1996 ketika Mia Audina dan Susi Susanti masing-masing menyumbangkan medali perak dan perunggu. Sebelumnya, Susi Susanti merebut medali emas di ajang Olimpiade Barcelona 1992.
Besok, Indonesia akan kembali berjuang untuk memperebutkan satu medali emas dan satu medali perunggu di nomor ganda campuran. Nova Widhianto dan Lilyana Natsir akan melawan Lee Yong-dae dan Lee Hyo-jung di babak final. Sementara pasangan Indonesia yang dikalahkan Lee/Lee di babak semifinal, Flandi Limpele dan Vita Marissa akan memperebutkan tempat ketiga guna meraih medali perunggu.
Bravo Indonesia! Terima kasih Markis Kido dan Hendra Setiawan …. segenap bangsa dan masyarakat Indonesia akan selalu mendukung dan menghargai perjuangan kalian setinggi-tingginya!
